Situs Informasi Harga HP Online Terlengkap Indonesia

Penjualan iPhone Di China Turun 35%, Huawei Melonjak

Daftar Harga HP – Perjuangan iPhone dalam sales di China terus berlanjut. Kementerian Teknologi Informasi menunjukkan penurunan 35% pada penjualan iPhone di bulan November. Penurunan ini terjadi meskipun pasar smartphone China sedikit naik. Ini pun mengikuti penurunan dua digit pada Oktober sebesar 10,3%. Penjualan iPhone sedang dilanda sejumlah faktor, termasuk waktu peluncuran iPhone 11 dan kurangnya penawaran sistem 5G. Tetapi, masalah utama mengenai penjualan iPhone di China adalah Huawei, yang kini sudah menguasai 42% pasar China.

Kinerja kuartal ketigas Huawei sangat luar biasa. Kuartal keenam berturut-turut Huawei dari pertumbuhan dua digit datang di pasar China yang suram. Pertumbuhan tahunan Huawei mencapai 66%. Angka ini menghambat kelajuan sales Apple. Ini juga berdampak buruk pada saingan domestik Huawei. Konteks dibalik kesuksesan Huawei bermuara pada respons patriotik terhadap kampanye AS melawan perusahaan terknologi tersebut. Disertai dengan insentif pemasaran dan harga yang ditawarkan ke pasar.

Tetapi, masalahnya melampaui Huawei. Apple juga membuntuti para pemain domestik lainnya seperti Oppo, Vivo, dan Xiaomi. Pangsa pasar tahunan 5,1% yang dicatatnya di kuartal ketiga mewakili tahun penurunan. Ketika iPhone 11 diluncurkan, ada suatu kegembiraan: penjualan awal yang kuat. Namun, itu tidak bertahan lama. Fakta bahwa model-model tersebut tidak termasuk konektivitas 5G adalah masalah utama bagi perusahaan teknologi raksasa tersebut. Sebenarnya, China juga ikut andil dalam perosotan penjualan Apple. Vendor dan operator China terus mendorong pemasaran 5G dan promosi besar-besaran dalam dua kuartal berikutnya. Penurunan dua digit yang Apple derita membuktikan pandangan tersebut.

Baca Juga: Bocoran Baru iPhone 12: Fitur Yang Kece Abis!

Sementara itu, Huawei berada di jalur untuk menangkap Samsung untuk penjualan smartphone global di beberapa titik di tahun 2020. Sementara didorong oleh sales di China, perusahaan perlu menyelesaikan tantangan penjualan internasional. Dimana ini berpusat pada masalah hilangnya Google di dalam perangkatnya. Mate 30 yang baru-baru ini diluncurkan sedang berjuang di pasar internasional. Sekarang, Huawei akan menginginkan hasil yang berbeda dalam inovasi terbarunya: P40 pro. Produk terbarunya diharapkan akan diluncurkan dalam awal-awal 2020.